Aktivitas wanita malam merambah setiap kota di Aceh. Meski upaya penegakan Syariah gencar dilakukan, aktivitas ini masih tetap subur, walaupun dengan cara diam-diam.
Rindu mengaku lebih sering menerima pasien yang sudah bisa dibilang om-om. Kata dia, ini menjadi keberuntungan tersendiri baginya. Sebab selain bayarannya yang lebih tinggi, durasi eksekusi juga tak akan berlangsung lama. “Tenaganya kan pas–pasan. Saya belum apa-apa, dia udah,” ujarnya sambil terbahak. [Baca selengkapnya di Edisi Cetak Tabloid Aceh Baru]

